Categories
Uncategorized

Sejarah Atau Cerita Dari Sabung Ayam Dengan SV388 Ini

Banyak orang sedang omongin belakangan atau sekarang ini tentang situs SV388 ini memiliki permainan laga ayam atau sabung ayam yang bersaing dengan bolapee, permainan ini memang dulunya cukup digemari oleh banyak orang yang banyak sekali deh. Namun karena munculnya situs judi online atau situs judi bola ini semat menawarkan permainan yang lebih baik seperti permainan kasino atau judi bola di situs 95.217.26.69 bolapee ini membuat orang pelan-pelan melupakan permainan ini jadinya yang lebih seru jauh memang permainan kasino maupun judi bola ini di agen sbobet terpercaya bolapee.

Sejarah Atau Cerita Dari Sabung Ayam Dengan SV388 Ini

Untuk bisa bermain dengan situs SV388 atau bolapee kalian juga menjalani yang awalnya daftar sbobet ini dulu untuk proses bisa bermain dengan kita memang harus melakukan pendaftaran dahulu baru bisa memainkan permainan sabung ayam sv388 atau sabung ayam s128 kami. Situs 95.217.26.69 bolapee yang dulunya terkenal dahulu sebagai situs judi bola namun kedepannya ia melihat banyak peluang bahwa permainan lainnya itu tidak kalah asik dengan permainan yang lainnya.

Jadi situs 95.217.26.69 bolapee berencana pada tahun ini membuat situsnya yang memiliki banyak jenis permainan jadi bisa bersaing dengan agen sbobet lainnya seperti SV388, agen joker123, agen maxbet, agen bola tangkasnet atau agen tangkasnet terpercaya dan agen lain-lainnya yang memiliki permainan yang cukup banyak atau lengkap seperti di situs 95.217.26.69 bolapee sekarang. Dengan memiliki permainan yang banyak pastinya akan lebih terasa menyenangkan bukan untuk pemain setia kita maupun SV388, karena pilihan yang ia miliki untuk menentukan bermainan permainan apa itu ada beraneka ragam macamnya jadi tidak terbatas.

Asal Usul Dari Sabung Ayam SV388 Ini Ternyata

Banyak yang mengenal permainan ini dulunya sebagai laga ayam jantan, karena permainan ini dijalankan diantara dua ayam yang berkelamin jantan atau pria untuk dilaga hingga salah satu yang kalah baru dihentikan permainan ini. Permainan ini dulunya lebih banyak digemari oleh orang-orang yang lokasinya berada di kampung, karena keseruan atau orang yang memiliki ayam jantan biasanya yang berada di lokasi kampung-kampung saja dibandingkan perkotaan. Namun karena kemajuan teknologi ini membuat adanya situs judi online di indonesia baru-baru ini seperti bolapee atau SV388 lebih membuat orang lebih tertarik dimainkan dibandingkan laga ayam jantan ini.

Tetapi pada tahun 2020 SV388 melakukan pembuatan permainan laga ayam ini dijalankan juga secara online, jadi beberapa orang yang memiliki rasa rindu dengan permainan ini bisa untuk memainkannya secara online juga yang tidak kalah seru karena kita menontonnya secara langsung juga peraduan diantara dua ayam jantan ini.

Bermain bersama dengan kami juga selain dari permainan yang banyak ini kalian yang tidak suka melakukan yang namanya ribet atau susah mungking untuk bermain bersama kami sudah menjadi pilihan terbaik untuk kalian, karena kita walaupun punya permainan yang banyak cukup menggunakan satu user id saja tanpa harus menggunakan banyak user id sudah bisa memainkan semuanya.

Jadi segera ya teman-teman yang belum bergabung dengan website judi 95.217.26.69 bolapee harus sekarang bergabung loh, sebelum terlambat promo untuk pemain baru yang memiliki bonus yang cukup menguntungkan untuk kalian, dan yang paling penting jika main bersama kami berapa pun anda menang pasti akan dibayar dengan jam dan waktu yang sama juga kapanpun kalian ingin cairkan.

Categories
Uncategorized

Daging Kerbau untuk Memberikan Pilihan Kepada Masyarakat

Terkait kebijakan impor daging kerbau dari India, Herman Khaeron, Wakil Ketua Komisi IV DPR, menyatakan, pemerintah salah persepsi. “Undang-undang Peternakan yang lama (No.18/2009) berlaku country based. UU yang ba ru (UU No.41/2014) sebenarnya tidak membuka celah untuk zone based. Celah itu dibuka hanya untuk indukan! Ini salah persepsi. Impor daging dari India. Terus berlangsung sampai se karang,” cetus alumnus IPB itu. Kebijakan lainnya adalah rasio impor sapi bakalan dengan indukan (5:1) yang berlaku sejak 17 Oktober 2016. “Kebijakan rasio impor bakalan dan impor daging kerbau India akan melumpuhkan bisnis sapi potong di dalam negeri karena ketersediaan sapi indukan impor asal Australia hanya sekitar 20 ribu ekor per tahun. Artinya, dengan kebijakan tersebut ketersediaan sapi bakalan impor asal Australia (di Indonesia) hanya sekitar 100 ribuan ekor (kebutuhan sekitar 700 ribu ekor, Red),” ungkap Rochadi. Hitungan Nanang P. Subendro, peternak dari Lampung yang kandangnya berkapasitas 5.000 ekor, dalam satu setengah tahun, kandang feedlot akan penuh oleh sapi indukan. Walhasil, aktivitas penggemukan sapi bakalan terhenti. Padahal indukan baru menghasilkan pedet setelah 14 bulan atau tiga tahun sampai sapi siap potong. Demikian pula hitungan H. Asnawi, Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI). Bila dipaksakan setiap impor bakalan, 20%-nya indukan, dalam lima siklus kandang pengusaha feedlot (penggemukan) penuh. Kalkulasi Rochadi tentang risiko importasi daging kerbau beku dari India bikin miris. Impor 100 ribu ton daging sampai Juni 2017 setara 600 ribu ekor sapi. “Berdasarkan kajian IPB, UI, kita akan kehilangan kesempatan kerja 23.400 Hari Kerja Pria (HKP), kehilangan nilai tambah 35% setara Rp3,4 triliun, kehilangan pupuk organik 1,4 juta ton setara 5,8 ton urea dan 3,9 ton TSP. Dan jika terjadi wabah penyakit (PMK) sekitar Rp20 triliun,” ujarnya mengingatkan. Jody Kusmendro, Sekjen Dewan Daging Indonesia, menimpali, kebijakan impor daging kerbau saat ini menurunkan penjualan di pelaku usaha feedllot 30%-60%. “Semua jagal pada posisi 60%. Yang biasa beli lima ekor per hari, hanya beli satu ekor untuk dicantelin pahanya. Yang di bawah dioplos,” tukasnya.

Usulan Solusi

Untuk mengatasi masalah di industri sapi potong, Rochadi meminta pemerintah mereorientasi kebijakannya kembali pro produsen. Berfokuslah ke pembibitan dan pencegahan pemotongan betina produktif yang se jauh ini sudah terpotong 35% atau setara satu juta ekor. Lalu, pemerintah menunggu keputusan Mah kamah Konstitusi tentang importasi dari zone based kembali ke country based. Terakhir, me nerbitkan PP tentang Otoritas Veteriner dan Siskeswanas sesuai ama nat UU 41/2014. Sementara itu H. Asnawi, mengusulkan por si indukan dalam importasi sapi bakalan sebaiknya 20% dihitung dari kapasitas kandang. Bukan setiap kali impor bakalan, indukan juga harus masuk 20%. Dengan demi kian, “Breeding bisa berlangsung, anakan akan muncul (populasi bertambah), perputaran bisnis masih bisa berlangsung juga,” sarannya. Pada kesempatan lain, Dayu Ariasintawati, Direktur PT Great Giant Livestock, mengusulkan porsi indukan 20% dari kapasitas kandang termasuk anakan yang dijadikan indukan juga dihitung. Pemerintah sebaiknya juga menerapkan bea masuk nol persen untuk indukan.